Sejarah

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatu…

Dear netter yang dirahmati Allah…

Takdir Allah jualah yang memungkinkan semua peristiwa terjadi. Ketika melihat fenomena yang ada di sebagian masyarakat, karena hidayah, rahmat, karunia dan pertolongan Allah-lah yang menentukan berdirinya Yayasan Al Mu’minin hadir di tengah-tengah warga Desa Sindang Rasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis.

Bermula dari keprihatinan seorang ibu pensiunan PNS di Ciamis akan ketidakmampuan sebagian ibu-ibu membaca dan menulis Al Qur’an, yang diketahui secara tidak sengaja pada acara arisan ibu-ibu RT 03 RW XI, muncul ide untuk membuat forum pengajian, dengan target utama supaya mereka mampu membaca dan menulis Al Qur’an.

Dengan bantuan seorang ustadzah, Ustadzah ‘Ai, hari demi hari, pekan demi pekan, kegiatan pengajian tersebut dapat terlaksana di ruangan bekas garasi yang disulap menjadi ruang kelas ala kadarnya…

Atas izin Allah, makin lama peserta pengajian semakin banyak. Sebagian membawa serta anak-anaknya.

Secara naluriah keibuan, muncul pertanyaan, “Sep, teu sakola?” (Nak, tidak sekolah?) yang kemudian berkembang menjadi pertanyaan-pertanyaan dan ide-ide untuk mengumpulkan mereka dalam satu kegiatan belajar sambil menemani ibu-ibu mereka belajar.

Dengan tertatih-tatih, akhirnya sekolah berkembang sehingga sampai saat ini tenaga pengajar terdiri dari 1 orang Kepala Sekolah dan 3 orang pengajar. Adapun siswa terbagi menjadi kelompok umur TK dan kelompok umur SD…

Melihat tantangan yang semakin serius, didukung dengan peran serta para kerabat, donatur, dan pihak-pihak yang memiliki pemahaman dan pandangan yang sama terhadap perlunya kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan, akhirnya sepakat mendirikan Yayasan Al-Mu’minin Ciamis, yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No 27, Tanggal 17 Januari 2007 di Notaris Kadar Winarsih, SH, di Ciamis.

Pendiri dari Yayasan Al-Muminin ini adalah Bpk H. Mu’min Sopyan, Ibu Hj Atik, Bpk Dian Heri Sofian, Ibu Sri Mulyaningrum, dan Bpk Indra Martinda Sopyan.

Tidak terasa hampir 5 tahun yayasan ini berjalan. Anak-anakpun mulai memperlihatkan prestasi mereka, baik di skala kelurahan, kecamatan, maupun kabupaten. Bukan piala dan atau piagam yang menjadi tujuan, tetapi bagaimana anak-anak siswa didik Al Muminin menjadi tumbuh dan berkembang dengan penuh rasa percaya diri, penuh rasa disiplin dan tanggung jawab, dan mulai tumbuh bersemi rasa kebanggaan sebagain insan muslim Indonesia.

Semoga Allah swt senantiasa mengiringi dan melindungi langkah kita semua…

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *